TUGAS SPO “DENDRIMER SEBAGAI SISTEM PENGHANTARAN OBAT KANKER”

Kanker merupakan pertumbuhan sel yang tidak normal atau terus menerus dan tidak terkendali. Sel kanker dapat bersifat ganas dan menyebabkan kematian. Data Global action against cancer (2005) dari WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa kematian akibat kanker dapat mencapai angka 45% dari tahun 2007 hingga 2030, yaitu sekitar 7,9 juta jiwa menjadi 11,5 juta jiwa kematian.

Terapi kanker membutuhkan bahan pembawa yang dapat menghantarkan obat tepat ke sel kanker karena sifat dari sel kanker yang dapat mengalami metastatis. Salah satu pembawa yang dapat dikembangkan adalah dendrimer. Dendrimer dapat meningkatkan permeabilitas dan efek retensi yang dapat menjadikannya sebagai penghantar obat tertarget pada target sel kanker (Garg et al, 2011). Kemampuan dendrimer sebagai penghantar obat didasarkan pada kemampuannya untuk meningkatkan kelarutan, permeabilitas molekul obat, dan membantu formulasi obat controlled release (Markatou et al, 2007).

 

Selengkapnya Dendrimer Sebagai Sistem Penghantaran Obat Kanker